LUCIFER

Kristologi dan Islamologi
 
IndeksFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin

Share | 
 

 Komik Menghina Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 74
Join date : 21.05.08

PostSubyek: Komik Menghina Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam   Thu Nov 27, 2008 1:57 am

HAMPIR bersamaan dengan disebarkannya buku penyesatan berjudul Upacara Ibadah Haji karya seorang murtad Drs. H. Amos yang sempat beredar di Kecamatan Muncang dan Sobang, Kabupaten Lebak, Serang, Provinsi Banten; terbit pula komik penghinaan terhadap Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Komik berbahasa Indonesia itu sempat tayang di www.lapotuak.wordpress.com sejak 12 November 2008 namun baru membuat heboh sekitar sepekan kemudian.

Bila buku penyesatan Upacara Ibadah Haji merupakan barang lawas yang diluncurkan kembali, komik penghinaan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam benar-benar sesuatu yang baru. Menurut laporan detikcom edisi 19 November 2008, pada blog tersebut ditampilkan dua cerita dalam bentuk komik, masing-masing berjudul Muhammad dan Zainab serta Kartun Sex Muhammad dengan Budak.

Sosok Nabi Muhamad shallallahu ‘alaihi wa sallam pada blog ini ditampilkan dengan wajah brewokan. Sosok Zainab dan Mariah pada kartun tersebut ditampilkan dengan pakaian yang menggoda bahkan ada yang telanjang. Pada komik itu juga dikutip beberapa ayat-ayat Al-Qur’an dan beberapa hadits, namun dengan penafsiran versinya sendiri yang tentu saja sangat menyesatkan.

Umamt Islam dalam kasus ini sudah jelas berada dalam posisi yang diserang dan dirugikan. Namun, seperti biasanya, sejumlah tokoh Islam akan tampil dengan pernyataan yang “sejuk” serta menghimbau agar umat Islam tidak terprovokasi, tidak terpancing emosinya, harus tetap sabar dan waspada karena hal itu merupakan upaya adu domba.

Bahkan aparat kepolisian pun cenderung dengan retorika yang sama, berupa himbauan agar ummat Islam tetap tenang dalam menghadapi kasus ini. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira dalam keterangan persnya pada hari Kamis tanggal 20 November 2008, antara lain mengatakan: “…Saya mengimbau umat Islam jangan terporovokasi. Ini belum tentu dikeluarkan oleh orang yang beragama tertentu. Menurut saya, ini dikeluarkan oleh orang yang tidak beragama…”

Retorika seperti di atas seharusnya sudah tidak lagi digunakan para tokoh Islam maupun petinggi kepolisian. Sebab, dengan retorika seperti itu ummat Islam justru merasa tidak mendapat pembelaan semestinya. Padahal, umat Islam dalam posisi diserang dan dirugikan. Ada yang bilang, “… orang yang sudah diserang dan dirugikan koq malah disuruh menahan diri dan diminta untuk tidak terprovokasi segala. Ini jelas tidak adil…”

Upaya petinggi kepolisian meredam potensi kemarahan Ummat Islam dengan mengatakan bahwa “pembuat blog tersebut bukan orang dari agama tertentu dan besar kemungkinannya adalah orang yang tidak memiliki agama atau atheis”, hanya akan membuat reda sesaat, namun tidak efektif untuk jangka waktu panjang, karena dalam kurun waktu tertentu ummat Islam akan mampu mendeteksi siapa sesungguhnya pembuat komik penghinaan tersebut.

Bagi yang sudah pernah mengunjungi situs tersebut sebelum akhirnya ditutup, dari judulnya saja sudah bisa dipastikan bahwa pemilik blog tersebut adalah etnis Batak, khususnya Batak Karo beragama Kristen yang sudah terpengaruh Yudaisme (Suradi Ben Abraham dan Drs H. Amos adalah penganut Kristen dari sekte Nehemia yang sudah terpengaruh Yudaisme, namun keduanya bukan dari etnis Batak Karo). Di situs yang sudah eksis sejak 05 Desember 2007 itu, antara lain ada sebuah artikel berjudul Batak Toba, Keturunan Israel Yang Hilang yang ditayangkan sejak 11 Januari 2008.

Secara keseluruhan, isi situs itu memang melecehkan agama Islam dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam , seraya memposisikan agama Islam sebagai agama yang tidak benar, sebagaimana (antara lain) bisa ditangkap dari artikel berjudul Agama Benar vs Agama Tidak Benar yang ditayangkan pada 28 April 2008.

Umat Islam percaya, bahwa sikap yang ditampilkan dari situs tersebut, sama sekali tidak mewakili umat Kristen-Katholik pada umumnya (di Indonesia), sama sekali tidak mewakili Batak Toba Kristen pada umumnya. Oleh karena itu, tidak perlu ditutup-tutupi dengan retorika sebagaimana di atas. Akui saja, pembuat blog itu memang Batak Toba Kristen yang sudah terpengaruh Yudaisme, dan ia hanya oknum yang sakit. Sebagaimana layaknya orang sakit, tentu ia tidak mau mengakui dengan jujur perbuatannya, tidak merasa bersalah, apalagi mau minta maaf. Nah, di sinilah dituntut peranan orang Kristen yang tidak sakit, untuk minta maaf kepada umat Islam secara terbuka, seraya mengecam perbuatan si oknum yang sakit tadi.



Kalau ditutup-tutupi akan menimbulkan dendam berkepanjangan

Kalau ditutup-tutupi atau dialihkan ke ‘tempat lain’ padahal ummat Islam sudah tahu siapa di belakang pembuat komik tadi, hanya akan melahirkan sakit hati dan marah. Kalau yang marah dan sakit hati ‘hanya’ ummat Islam yang well-educated dan well-organized, maka reaksinya paling-paling membuat pernyataan, dan hal-hal lainnya yang santun. Tapi kalau yang marah dan sakit hati dari kalangan radikal, tidak terbayangkan berapa ledakan lagi akan terjadi. Semoga saja hal ini tidak terjadi.

Pemerintah dan aparat keamanan sudah seharusnya belajar dari masa lalu. Kasus pelecehan terhadap Muslimah bernama Wawah di Sumatera Barat, yang disertai perkosaan dan pemurtadan; kemudian kasus Poso yang dimulai umat Kristen (termasuk pembantaian terhadap warga Pesantren Wali Songo yang diprakarsai umat Kristen); kasus Ambon yang juga diprakarsai umat Kristen (tokoh Gereja dan tokoh Partai); selama ini tidak pernah diakui secara jujur, namun hanya dikategorikan sebagai konflik horizontal biasa. Padahal, ummat Islam sudah tahu siapa yang memulai ‘perang’ dan konflik yang berujung kepada pembantaian.

Karena ditutup-tutupi dan hanya dikategorikan sebagai konflik horizontal biasa, maka ada sejumlah orang yang marah dan sakit hati. Bila dari rasa marah dan sakit hati itu melahirkan tindakan destruktif, yang rugi kita semua, terutama ummat Islam juga yang akan menjadi victim secara sosiopsikologis akibat adanya tindakan radikal tadi. Oleh karena itu, aparat keamanan harus terbuka dan tidak usah mengedepankan retorika yang tidak efektif dan sudah basi, karena tidak bisa menyembuhkan sakit hati dan rasa marah sekelompok orang.

Tokoh Kristen harus berjiwa besar dan menyadari adanya kenyataan bahwa sejumput umatnya ada yang sakit. Maka yang merasa masih sehat segeralah meminta maaf kepada ummat Islam seraya berjanji akan dengan sekuat tenaga mencegah terjadinya hal itu di kemudian hari.

Tokoh Islam juga tidak perlu mengeluarkan himbauan yang seolah-olah sejuk, karena dari himbauan itu tidak dapat mengobati luka yang tergores. Himbauan sebagaimana sering dilakukan tokoh Islam hanya akan dinilai bahwa tokoh tersebut mengalami disorientasi: ibarat pemain bola yang tidak bisa mengenali gawang sendiri dan gawang lawan. Lebih baik, tokoh Islam selain meminta ketegasan aparat, juga menghimbau tokoh Kristen yang sehat dan berjiwa besar untuk minta maaf secara terbuka kepada umat Islam.

Situs lapotuak sebenarnya tidak terlalu produktif. Sepanjang tahun 2008, sampai dengan sebelum ditutup, hanya memuat 10 materi (satu pada bulan Januari, dua pada bulan April, satu pada bulan Mei, dua pada bulan Agustus, dua pada bulan Oktober, dan satu pada bulan November). Kartun (Komik) yang memuat penghinaan Nabi Muhammad merupakan dua edisi terakhir, yaitu Kartun Sex Muhammad Dengan Budak (12 Oktober 2008), serta Muhammad dan Zainab (12 November 2008). Secara keseluruhan, kesepuluh materi tersebut adalah:



Batak Toba, Keturunan Israel Yang Hilang (11 Januari 2008)

Sinopsis Film “Fitna” by Geertz Wilders (01 April 2008)

Agama Benar vs Agama Tidak Benar (28 April 2008)

Mitos Israel Jajah Jalur Gaza (18 Mei 2008)

The Jerusalem Post: Wawancara Dengan Ali Sina (08 Agustus 2008)

Kisah Gua Hira Yang Benar-benar Lucu (24 Agustus 2008)

Menyusuri Islam Secara Tekstual Bahasa (10 Oktober 2008)

Kartun Sex Muhammad Dengan Budak (12 Oktober 2008)

Muhammad dan Zainab (12 November 2008)



Dilihat dari produktivitasnya, boleh jadi blog tersebut hanya dibuat oleh satu orang (bukan tim). Meski demikian, karena materi penghinaan itu dipublikasikan di ruang publik, maka perbuatan itu tidak bisa begitu saja diabaikan, terutama oleh para petinggi Kristen yang sehat dan berjiwa besar serta mempunyai visi kebangsaan yang matang. Siapapun pelakunya, dia harus diproses. Sudah bisa dipastikan, pelakunya pasti orang Indonesia. Meski server-nya berada di luar negeri, proses uploading bisa dilakukan di mana saja, termasuk di Indonesia.

Sekarang, ummat Islam tinggal menunggu keseriusan aparat kepolisian menuntaskan kasus ini, jangan sampai berujung tanpa akhir atau dipetieskan. Tokoh Kristen juga sebaiknya segera minta maaf, agar situasi panas kian reda, tanpa mengurangi proses hukum bagi penghina Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, nabi terakhir yang diutus untuk manusia sejagad raya ini. Bila dua hal itu bisa dilakukan, insya Allah tidak akan muncul aksi balasan dalam bentuk serupa, apalagi dalam bentuk yang destruktif. Insya Allah. (haji/tede)

Sumber: www.nahimunkar.com
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://beast666.darkbb.com
 
Komik Menghina Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
LUCIFER :: Islamologi :: Kejahatan Kafir Terhadap Islam-
Navigasi: