LUCIFER

Kristologi dan Islamologi
 
IndeksFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin

Share | 
 

 Dedengkot FFI Mengakui Iblis Maha Kuasa

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
vincentlim



Jumlah posting : 35
Join date : 22.05.08

PostSubyek: Dedengkot FFI Mengakui Iblis Maha Kuasa   Thu Oct 30, 2008 12:14 am

Simak pengakuan Duladi, di Forum Miliknya http://mengenal-islam.phpbb24.com/forum/viewtopic.php?t=29

Dia mengakui bahwasanya Sifat-Sifat Allah di ambil dari sifat-sifat Iblis, jadi secara tidak langsung Duladi telah mengakui Iblis itu Maha Pencipta, Maha Kuasa, dsb.

Pertama-tama saya mau nanya dulu, dari mana Duladi tau konsep setan yang dia Pakai dalam menghujad islam? Jika jawaban duladi konsep yang dipakainya adalah Quran, ya itu adalah jawaban dari orang yang emosi, karena tulisan duladi membandingkan Quran sendiri dengan konsep setan, sekarang jika pembandingnya dianggap dari setan, dan yang dibandingkan juga dianggap dari setan, itu sama saja bicara tanpa bukti. Tentu seharunya kita tau dulu konsep setan yang dipakai Duladi, apakah Bible?

Lihat tulisan duladi berikut:

Duladi wrote:
Quote :

Teka-teka Setan Akhirnya Terjawab!!!!
Judul: Teka-teka Setan Akhirnya Terjawab!!!!

--------------------------------------------------------------------------------

Surat Al-Ikhlas

1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
4. dan tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia."

Penjelasan:

Ayat 1, adalah tipuan, dengan menyatakan allah sang dewa Arab yg mempunyai 3 putri bernama Latta, Uzza dan Manat adalah YANG MAHA ESA. Dengan demikian, setan memproklamasikan sang dewa Arab itu sebagai sama dengan Tuhan (=Yang Maha Esa).

Umat islam tidak menyembah lata dan uza, bahkan Al-Quran sudah meneranngkan bahwa Allah SWT. tidak beranak, dan diperanakkan, ini jelas Allah SWT. sendiri adalah tuhan yang disembah oleh musa ibrahim, dan juga Nabi Lot.

Sudah jelas, maha ESA berarti adalah satu, jika tuhan beranak, itu artinya anak tuhan juga adalah tuhan, berarti tuhan tidak satu lagi. Dan tidak esa lagi.


Quote :

Ayat 2, adalah peneguhan atas ayat pertama, yaitu bahwa dewa Arab bernama Allah itu adalah Tuhan Sang Pencipta

Hanya ucapan tak berdasar, dan hanya emosi semata yang anda lakukan


Quote :

Ayat 3, sebagai bentuk penyangkalan setan atas Tuhannya Yahudi dan Tuhannya Kristen, dan juga untuk mengebiri tuhannya Quraish.

Saya mau tanya ama akang duladi, apakah Tuhan itu beranak? Apakah tuhan YHWH anda itu diperanakkan? Jika tidak berarti anda secara tidak langsung mengakui diri anda setan, tapi jika Beranak siapa suami Yhwh? Dan jika diperanakkan, Siapa Mamak Yhwh dan siapa Bapaknya? Apa YHWH itu jenis kelamin perempuan?


Quote :

Ayat 4, adalah KUNCI dari teka-teki setan.

Setan sedang membuat sebuah permainan tebak-tebakan, untuk mempermainkan muslim.

Maksud dari kalimat: "Tidak ada seorang pun atau sesuatu pun yang serupa dengan Allah SWT", adalah:

1) Manusia punya hati dan perasaan. Maka, Allah SWT tidak boleh punya hati dan perasaan. Bila Allah SWT punya hati dan perasaan, berarti ia sama dengan manusia.

Punya Hati belum tentu punya perasaan, Sebutan Hati dan perasaan hanyalah istilah untuk seorang yang bisa mengontrol emosinya sehingga dapat merasakan apa yang dirasakan orang lain, hal tersebut dinamakan kasih dan sayang, tidak selamanya manusia dapat mengasihi dan menyayangi, makanya manusia tidak sama dengan tuhan, karena manusia tidak selamanya bisa menyayangi dan mengasihi, sedangkan tuhan Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Manusia bisa berlaku adil dan tidak selamanya yang berlaku adil itu bisa adil, karena itu Allah SWT. berbeda dengan manusia, keadilan itu diberikan oleh yang Maha Adil, hanya Dia yang dapat berlaku Adil, karena itu Manusia dan Allah SWT. tidak sama.


Quote :

2) Manusia bisa melihat dan mendengar. Maka, Allah SWT tidak boleh melihat dan tidak boleh mendengar. Bila Allah SWT bisa melihat dan bisa mendengar, itu artinya Allah SWT sama dengan manusia.

Manusia melihat memang, tapi terbatas, apakah manusia dapat melihat kuman? Apakah manusia dapat melihat angkasa hingga sampai akhir dari ruang angkasa? Apakah manusia dapat melihat matahari?. Manusia memang bisa mendengar, tapi benarkah manusia dapat mendengar suara ultrasonik? Dapatkah manusia mendengar sura semut? Dapatkah manusia mendengar suara saya yang ada di kota lain sementara yang mendengarkan di kota yang berbeda? Apakah ini berarti Tuhan dan manusia itu sama? Tidak bukan? Tuhan Maha Mendengar dan Maha Melihat, yang anda dengar dan lihat hanya sebagian dari pemberian yang Maha Mendengar Lagi Maha Melihat.

Quote :

3) Manusia bisa bersuara dan bisa berbicara. Maka, najis hukumnya kalau sampai Allah SWT bisa mengeluarkan suara (emang awloh punya mulut? demikian celetukan budak Arab, awloh gak punya mulut, tahu! ). Najis hukumnya kalau awloh punya mulut, maka sudah tentu awloh gak bisa mengeluarkan suara dan otomatis juga tidak bisa berbicara. Kalau awloh bisa bersuara dan berbicara, berarti dia sama dengan manusia. Itu najis, haram, gak boleh. Sesuai konsep setan, awloh tidak boleh sama dengan makhluk.

Allah SWT. berfirman, berfirman itu melebihi dari bersuara, konsep setan yang akang pakai dari kitab setan mana? Dari dalam bible ya?
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Admin
Admin


Jumlah posting : 74
Join date : 21.05.08

PostSubyek: Re: Dedengkot FFI Mengakui Iblis Maha Kuasa   Thu Oct 30, 2008 7:27 am

Quote :

4) Binatang dan manusia bisa punya anak dan berkembang biak. Allah SWT tidak boleh punya anak dan tidak boleh berkembang biak. Sebab bila Allah SWT punya anak dan berkembang biak, berarti ia sama dengan binatang dan manusia.

Apakah tuhan YHWH itu beranak? Atau malah diternak? Kalau diternak berapa seekor anak YHWH anda jual?


Quote :

5) Dst... dst.... dst.......... sampai akhirnya mentok pada:

Segala yang diciptakan Tuhan adalah ADA. Kalau Allah SWT itu ADA, berarti dia sama dengan ciptaannya.

Jadi, apa kesimpulan akhirnya?

ALLAH SWT sebenarnya MEMANG TIDAK ADA!!!

Inilah jawaban atas teka-teka setan yang tertuang dalam Al-Ikhlas ayat 4.

Betapa gobloknya Muslim, yang tidak menyadari arti dari teka-teka ini.

Kembali Ke Atas

Segalanya memang ada, anda sekarang ada, tapi 100 tahun yang lalu apakah anda ada? Jika tidak berarti anda memang pernah tidak ada, sebuah batu pernah tidak ada, dan akhirnya ada dan akhirnya suatu saat pun tidak ada. Itu artinya sebuah batu pernah tidak ada, kalau begitu semuanya memang tidak sama dengan Nya, karena semuanya berasal dari ketiadaan, dan juga sebagaian juga akan berakhir dan hilang menjadi ketiadaan, sedangkan Allah SWT., dia Maha Ada.

Teka-teki yang akang duladi jawab adalah membuktikan bahwa YHWH sama dengan makhluk, pernah tidak ada, penglihatan yang terbatas, pendengaran yang terbatas, berfirman hanya bersuara, dan kalah dengan setan berdasarkan dengan konsep setan yang digunakan duladi.

Ini bukan saya yang mengatakannya tapi pengakuan akang duladi sendiri




Quote :

QS 42 (As-Syuura)
11. (Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat.

Tidakkah kalian lihat, betapa kontradiksinya ayat di atas?


Awloh diklaim sebagai "PENCIPTA", the creator. Sifat ini juga dimiliki oleh manusia. Manusia pada dasarnya juga the creator, manusia senang sekali mencipta hal-hal baru dan membuat inovasi-inovasi baru. Jadi, Awloh punya kesamaan dengan manusia.

Awloh diklaim bisa mendengar dan bisa melihat. Ini pun sama dengan makhluk ciptaan Tuhan, seperti manusia, hewan, jin dan malaikat, yang juga bisa mendengar dan melihat.

Bila Awloh itu memiliki kesamaan dengan makhluk, tentu saja dia tidak bisa dikonsep sebagai "Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia".

Manusia memang memiliki sifat pencipta, tapi apa yang diciptakan manusia adalah dari bahan yang sudah ada, adakah manusia mencipta dari ketiadaan? Kalau tidak berarti manusia tidak serupa dengan Dia.








Quote :

Kalau awloh tidak boleh serupa dengan apapun, maka tentunya awloh bukan PENCIPTA, dan dia tidak bisa mendengar dan juga tidak bisa melihat. Penyematan kata "maha" sama sekali tidak relevan, sebab bagaimana awloh bisa dikatakan maha mendengar dan maha melihat, bila mendengar dan melihat itu saja tidak layak untuk dia?

“Dan tidak ada sesuatu yang sama dengan Dia”

Diayat itu jelas, dikatakan bahwa tidak ada sesuatu yang sama dengan dia, disana tidak dikatakan Allah SWT. tidak layak melihat, itu hanya hayalan anda saja, manusia melihat tidak sama dengan Allah SWT. yang maha melihat, jadi jelas ayat ini mengatakan Tidak ada yang sama dengan Dia

Proses penglihatan terjadi secara bertahap. Saat mata melihat benda, kumpulan cahaya (foton) bergerak dari benda menuju mata. Cahaya ini menembus lensa mata yang selanjutnya membiaskannya dan menjatuhkannya secara terbalik di retina mata – bagian belakang mata. Sinar yang jatuh di retina mata ini di ubah menjadi sinyal-sinyal listrik dan diteruskan oleh syaraf-syaraf neuron ke sebuah bintik kecil di bagian belakang otak yang disebut pusat penglihatan. Di dalam pusat penglihatan inilah, sinyal listrik ini diterima sebagai sebuah bayangan setelah mengalami sederetan proses. Dalam bintik kecil inilah sebenarnya penglihatan terjadi, di bagian belakang otak yang sama sekali gelap dan terlindung dari cahaya.

Saat mengatakan “kita melihat”, sebenarnya kita hanya melihat efek-efek impuls yang sampai ke mata kita dan diteruskan ke otak kita setelah diubah menjadi sinyal-sinyal listrik. Jadi, saat kita mengatakan “kita melihat”, sebenarnya kita hanya melihat sinyal-sinyal listrik di dalam otak kita. Itu hanya pemberian yang maha melihat, karena penglihatan itu hanya terbatas cahaya dan sinyal yang masuk. Begitu juga dengan mendengar.

Tapi Allah SWT. berbeda dengan manusia, dia Maha mendengar lagi Maha Melihat.



[quote]
Dari bukti catatan sejarah, kita tahu bahwa Allah SWT tidak pernah hadir dan menunjukkan kekuatan ilahinya secara nyata di hadapan manusia.

Sudah tentu, setan lewat Alquran, terutama dalam surat-surat tertentu yang menyatakan secara tersirat bahwa Allah SWT itu zat yang tak pernah ada adalah SEBUAH KEBENARAN. Sudah 1400 tahun lamanya, tak ada satupun muslim yang dapat mengungkap hal ini.

Menyembah sosok yang fiktif dan tiada, adalah sebuah kebodohan dan memalukan.
[quote]

Tidak terlihat bukan berarti tidak ada, tidak melihatkan wajah bukan berarti memalingkan wajah, banyak ciptaannya dialam raya ini yang tidak terlihat wujudnya oleh mata kita, tapi tetap dia ada dan nyata, dan bahkan gelap yang dikatakan oleh umat nasrani memang tidak pernah ada dan tidak diciptakan pun sudah terbukti oleh ilmuan fisika gelap juga ada.

Jadi sebenarnya tergantung kita melihat, jika mata kita buta sebelah maka mata itu akan hanya melihat sebelah saja, tidak melihat secara utuh, sesuatu yang ada dikatakan tidak ada, sama seperti umat kristen selama ini yang dengan yakinnya dengan berpedoman kitab kejadian bahwa gelap tidak pernah ada, dan gelap hanyalah ketiaadan cahaya, ternyata itu adalah akibat kebutaan mata mereka yang buta sebelah.

Tidak ada yang dapat dipermalukan jika menyembah sosok yang tidak kelihatan, yang memalukan adalah menyembah sosok yang sok ngaku tuhan, tapi tidak tau dengan ciptaannya sendiri
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://beast666.darkbb.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 74
Join date : 21.05.08

PostSubyek: Re: Dedengkot FFI Mengakui Iblis Maha Kuasa   Thu Oct 30, 2008 7:29 am

Quote :

Islam Idiot menyembah sosok fiktif, yang keberadaannya sendiri pun akan selalu ditolak!

Banyak dari kita tidak sadar, kalau konsep "Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia" adalah konsep setan Arab untuk menyangkal Tuhannya Yahudi dan juga Tuhannya Nasrani.

Di dalam Taurat Yahudi, dikatakan bahwa Tuhan serupa dengan manusia.
Bahkan di surga ada anak-anak Tuhan yang turun ke bumi dan kemudian mengawini anak-anak manusia, sehingga kemudian mereka melahirkan orang-orang raksasa, yang "gagah perkasa" (=suka berperang).

Apakah ini pengakuan bahwa YHWH memiliki Anak? Apakah benar YHWH memiliki anak biologis?


Quote :

Keserupaan Tuhan dengan manusia bukanlah hal baru yang diadopsi Nasrani, karena Yahudi sebagai agama pertama yang memperkenalkan Tuhan Sejati telah mengetahui itu.

Penolakan Muhammad kepada Tuhan Yahudi maupun Kristen, bisa disebabkan oleh kekecewaannya yang mendalam pada kedua agama tersebut. Sehingga rasa kecewa Muhammad itu dilampiaskan dalam bentuk kegilaannya, menciptakan sosok tuhan yang benar-benar baru, yang menyangkal semua tuhan-tuhan yang ada.

Jika tuhan memang serupa dengan manusia, tentu yhwh memilki kelamin, apa kelamin yhwh? Dan sebutkan fungsinya!
Apa Yhwh punya anus? Sebutkan fungsinya!
Apakah YHWH punya hidung? Sebutkan fungsinya!
Apakah YHWH punya gigi? Sebutkan fungsinya!
Apakah YHWH punya lidah? Sebutkan Fungsinya!

Quote :

Itu bisa digambarkan sebagai seorang anak yang kecewa dengan ibundanya yang mungkin tidak sesuai dengan apa yang diimpikannya. Dia mengharapkan ibundanya adalah sosok yang maha sempurna, cantiknya luar biasa, yang memancarkan sinar dari wajahnya, menebarkan bau harum di sekujur tubuhnya, dst. Tapi, dia menjadi sangat kecewa ketika melihat ibundanya adalah seorang yang biasa-biasa saja.

Tugas kita sebagai manusia ciptaanNya, sebenarnya hanyalah menerima dengan ikhlas apapun keadaan Pencipta kita. Biar sejelek atau seburuk apapun rupa Pencipta kita, Dia tetap pencipta kita. Yang jadi kemujuran kita adalah, bahwa Pencipta kita bukan IBLIS, tapi sosok yang BAIK HATI yang penuh KASIH.

Lihat yang dibold, apa maksudnya? Apa kang duladi mau mengatakan iblis juga pencipta? Apa kang duladi mau mengatakan bahwa YHWH itu Pencipta Berburuk Rupa. Dan Iblis itu Pencipta Cantik rupa tapi tidak baik?
Saya mau tau dulu apa benar ini maksud akang duladi.

Quote :

Tidak hanya baik, tapi Dia juga MAHA KUASA. Nah, hal yang tidak disuka Muhammad adalah, bila sosok Penciptanya itu berwujud manusia!!! Entah karena apa, mungkin dia pernah disakiti atau dikecewakan, sehingga dia begitu menolak dan benci pada Tuhan hanya karena Dia mewujud ke bentuk manusia. Lantas dia ciptakan sosok baru, sosok ciptaannya sendiri yang dikonsepnya sedemikian rupa sehingga memiliki atribut MAHA-MAHA. Sekilas pandang, kelihatannya Muhammad sedang menciptakan sosok tuhan yang luar biasa hebat, tapi cobalah untuk realistis. Sekalipun seorang seniman mengarang sosok SUPERMAN yang KUAT & SERBA BISA, apakah sosok ciptaannya itu adalah sosok yang riil yang bisa diandalkannya bila sewaktu-waktu dia membutuhkannya? Sehebat apapun KONSEP yang dibuat, fiktif adalah tetap fiktif.

Banyak cara Tuhan dalam menyelamatkan Muhammad,SAW., segalanya melalui sebuah rencana tuhan dengan tidak terduga, seperti saat rumah Nabi Muhammad,SAW. dikepung kafir qurais yang akan membunuhnya, tuhan menjadikan seluruh kafir qurais terlelap tidur, saat Muhammad,SAW. bersembunyi di dalam gua saat dikejar kafir qurais, Allah SWT. menolong Muhammad,SAW. dengan hanya hewan lemah laba-laba dan merpati, semuanya sudah melalaui rencana tuhan, karena tuhan sudah mengetai kejadian itu akan terjadi, tuhan tidak datang dalam sosok gatot kaca ketika Muhammad,SAW. dikejar, tapi Allah SWT. menyelamatkan melalu rencana karena dia Maha Tahu Sebelum kejadian dan sesudah kejadian, jika tuhan tidak tahu, maka seperti kisah penciptaan manusia, yang mana tuhan menjadi menyesal karena telah menciptakan manusia, itu akibat tuhan tidak mengetahui masa depan, atau bisa dikatakan YHWH tidak maha tahu.

Apakah YHWH yang tidak maha tahu itu bisa dikatakan sebagai Pencipta?

Quote :

Kita mungkin dibuat takjub oleh 99 kata maha yang disematkan Muhammad pada sosok ciptaannya itu. Tapi apakah yang fiktif itu bisa berubah menjadi nyata?

Semua orang, seolah terbius oleh konsep ketuhanan yang dikarang Muhammad. Pikir mereka, wah, ini tuhan yang hebat! Yang karena saking maha-nya, sehingga dia tidak bisa bertemu dengan manusia, tidak bisa menjelma jadi apapun, dan tidak bisa mati disalib bila hal itu dihubungkan dengan Tuhannya Kristen! Ini benar-benar tipe tuhan idaman.

Maha Besar, berarti tidak akan pernah menjadi kecil, siapapun mengatakan tuhan yang Maha Besar bisa berubah menjadi kecil berarti itu lah tuhan yang fiktif dan hanya diciptakan oleh otak mereka, karena tidak mungkin Maha Besar menjadi kecil itu berarti dia pernah menjadi kecil dan berarti dia bukan tuhan karena bertentangan dengan sifatnya Yang Maha Besar.

Maha Suci, apakah YHWH akan anda katakan kotor?
Maha Penyayang, Apakah YHWH akan anda katakan tidak penyayang?
Maha Adil, apakah YHWH juga akan anda katakan tidak adil?
Maha Agung, apakah anda akan mengatakan YHWH juga tidak agung?
Maha Melihat, apakah YHWH akan anda katakan tidak melihat?
Maha Mulia, Maha kekal, Tidak tercipta, Tidak Berakhir, Maha Pencipta, dan lain sebagainya.


Quote :

Tapi sekali lagi saya tanya: Dapatkah sosok fiktif berubah menjadi sosok yang nyata?

Dari tuhan yang tidak maha tahu, sudah kelihatan mana yang Sosok fiktif dan sosok nyata.

Quote :

Nah, manusia idiot hanya terpampang pada konsep-konsep palsu itu saja, tapi tidak menilik, apakah sosok fiktif yang diciptakan orang Arab itu memang benar-benar

Nah, manusia idiot hanya terpampang pada konsep-konsep palsu itu saja yang ditipu oleh indranya yang lemah saja.

Quote :

PRIBADI TUHAN YG SEMPURNA, atau justru sosok fiktif itu malah mengejawantakan pribadi IBLIS, mengadopsi sifat-sifat Iblis dan menjadikannya hal yang lumrah sebagai sifatnya "tuhan" (dalam tanda kutip)?

Benarkah sifat-sifat Allah SWT. yang Maha itu diadopsi dari sifat-sifat iblis? Dari kitab mana anda kehui itu? Bible sendiri saja mengatakan YHWH itu maha Esa, Maha Kuasa, Maha Besar, apa anda maksud konsep iblis itu adalah bible? Secara tidak langsung anda mengatakan bahwa YHWH juga memiliki sifat-sifat iblis?.



Quote :

Biar bagaimanapun, yang namanya sosok palsu, hasil rekaan manusia, pastilah tidak sempurna. Walau pun di satu sisi dia nampak hebat dan membanggakan, tapi akan ada cacat di bagian lainnya. Allah SWT adalah "tuhan" (dalam tanda kutip) yang cacat. Pribadinya cacat, sebab dia tidak mencerminkan pribadi Tuhan yang Baik. Dia juga bejat, yang menghalalkan maksiat dan membenarkannya dengan jalur akal-akalan pria, semacam akad nikah. Pengetahuannya tentang ALAM SEMESTA dan SEJARAH DUNIA juga ngawur dan memalukan. Walaupun dia disemati gelar MAHA TAHU, MAHA MELIHAT, MAHA MENDENGAR, tapi itu semua cuma secara tekstual saja, tidak pada KENYATAANNYA. Gak terbukti sama sekali, bahwa sosok yang dikatakan punya 99 maha itu benar-benar memiliki atribut 99 maha.

Bicara berdasarkan emosi belaka, tidak punya bukti mengatakan Alquran bertentangan dengan Sejarah Dunia dan Alam Semesta, Anda tidak melihat isi Alkitab ya? Benarlah mata anda memang sudah buta.


Quote :

Kembali ke soal kekecewaan dan penolakan Muhammad terhadap Tuhan. Rasa kecewa dan penolakannya yang mendalam atas Tuhan yang sudah diyakini sebelumnya oleh 2 umat agama yang dikenalnya di Arab waktu itu, membuat dia tanpa sadar membuat konsep setan: "TIDAK ADA SESUATU PUN YANG SERUPA DENGAN ALLAH SWT".

Sekilas, kayaknya masuk di nalar, dan begitulah keadaan Tuhan yang sejati. Tapi bila kita cocokkan dengan AGAMA SAMAWI tertua, justru kalimat itu bertentangan dan berlawanan sama sekali.

TUHAN yang menciptakan ADAM & HAWA, adalah Tuhan yang serupa dan segambar dengan manusia. Tapi Muhammad bilang, "allah swt adalah zat yang tidak ada serupanya."

Jadi, apa maksud dari Muhammad?

Sekalipun Muhammad bilang allah swt sama dengan YHVH-nya Yahudi, tetapi sebenarnya Muhammad sedang mengingkari YHVH-nya Yahudi. YHVH-nya Yahudi serupa dan segambar dengan manusia, tapi allah swt karangan Muhammad ini, tidak serupa dengan apapun!

Ini ucapan Anda saja dan bukan ucapan dari teman-teman yang kristen, sedangkan umat kristen sendiri berbeda pendapat dengan Anda, Nonton Ilah satu pendapat dengan Saya, bahkan luv_nice juga satu pendapat dengan saya, alkitab mengatakan Allah menjadikan manusia dalam rupa Nya bukan dalam arti rupa Wujud Fisiknya, Ya Khan? Kalau memang memilki wujud fisik serupa manusia Apa benar Anus nya tuhan berfungsi untuk buang Hajat? Dan kemana Hajat tuhan dibuangnya?

Quote :

Bila kita berusaha lebih dalam memahami konsep Islam, yang menyatakan allah swt itu distinct, unique dan absolute, tak ada kembarannya, tidak sama dengan apapun dalam segala hal, tak bisa berubah dan dia selalu tetap dalam segala hal, baik posisi, wujud, atau apapun, maka........ sosok apakah yang sedang diciptakan oleh Muhammad? Sosok yang TIDAK ADA!

Allah SWT. tidak mengatakan itu apa yang anda katakan itu, Allah SWT. telah memperkenalkan dirinya melalui firmannya yaitu Al-Quran, disana ada sifat-sifat Allah SWT, jika memang anda ingin mengetahui siapa Allah SWT. itu.

Manusia hanya dituntuk untuk mengenal Allah SWT., dan memahami keberadaannya, bukan untuk memikirkan bagaimana wujud fisiknya, melakuan pencarian rupa wujud fisik Allah SWT. seperti pendeta agustinus yang dikritik oleh anak kecil, pendeta itu karena merasa sudah pintar, bermaksud mencari dan mengetahui bagaimana wujud dari Allah SWT. itu, saat ditepi pantai pendeta ketemu dengan seorang anak kecil yang sedang membuat kolam kecil dan pendeta Agustinus bertanya, “hai nak sedang apa kamu?” anak kecil menjawab “ Saya akan memindahkan semua air laut ini kedalam kolam ini” agustinus tersenyum “dasar anak-anak, tidak tau apa yang dikerjakannya, bagaimana mungkin memindahkan air laut yang sangat luas ini kedalam kolam kecil” anak itu juga mengatakan “kau juga sama dengan aku, yang berusaha memindahkan ilmu Allah SWT. yang Maha luas kedalam otakmu yang kecil itu” saat itulah pendeta Agustin tersadar atas kesalahannya yang ingin melihat wajah Allah SWT.




Quote :

Saking menggebu-gebunya dia dalam menolak YHVH, sehingga dia menciptakan "tuhan" yang secara definitif adalah TIDAK ADA!

Tidak hanya secara realistis allah swt itu mitos, fiktif, tapi juga secara definitif, dia itu adalah Zat yg tidak boleh ada, Zat yang tidak mungkin ada, Zat yang tidak pernah ada, & Zat yang tidak akan pernah bisa ada!

Mustahil muslim akan bersedia mengakui TUHAN, bila mereka sudah dijejali dengan dogma setan: Apapun yang serupa dengan makhluk, tolak!

Dengan perkataan lain, Islam yang mengakunya menyembah Tuhan Tauhid, tapi pada kenyataannya yang mereka sembah adalah "KETIADAAN".

Ibaratnya ada seorang gadis yang berjanji akan bertemu dengan seorang pria pasangannya. Dia diberi definisi yang konyol, "pria yang akan kau temui itu haruslah tidak sama dengan apapun" Sehingga ketika sang gadis berjumpa dengan apapun, dengan kodok jantan, dengan sapi jantan, dengan burung merpati jantan, bahkan dengan manusia jantan pun, akan ditolaknya!

Pengibaratan yang tidak nyambung, Tuhan Di Ibaratkan sebagai manusia, itu tidak mungkin. Emangnya ada manusia yang tidak serupa dengan sesuatu apa pun?



Quote :

Tidak sadarkah kita, kalau setan sedang membawa manusia ke arah menjauh, menjauh dan semakin menjauh dari SANG PENCIPTA kita?

Siasat setan adalah: Bila kau berjumpa dengan sosok yang nyata, itu bukan Tuhan, tapi jelmaan Dajjal!

Masihkah kita tidak mikir, kalau yang kita harap-harapkan dan kita sembah adalah SOSOK YANG TIDAK BOLEH ADA, sosok yang tidak mungkin ada, sosok yang tidak akan pernah bisa ada, karena kita selalu diajarkan untuk selalu menolaknya?

PERSETAN DENGAN KONSEP MUHAMMAD!!!!!!

Seperti yang sudah saya bilang di atas, fiktif tetaplah fiktif!!! Jangan karena konsepnya bagus dan kelihatannya benar (masuk akal), kita lantas terjebak ikut menganutnya.

Cobalah untuk turun ke ranah nyata, jangan biarkan EFEK MORFIN membiusmu sehingga hidup dalam angan-angan setan Arab!

Tanyakan pada Islam: Apakah pernah dalam sejarah nabimu, AWLOHU-AKBARMU nongol di hadapan manusia dan menunjukkan keilahiannya dengan nyata?

Bila tidak pernah, itulah BUKTI TERKUAT & TERLOGIS, kalau awloh swt adalah tuhan palsu, "tuhan" yang tidak ada, dan takkan pernah ada.

Permintaan supaya tuhan menunjukkan wujud aslinya sama saja dengan permintaan kaum israel jaman musa dan juga iblis yang tidak pernah percaya akan keberadaannya, mempercayai tuhan dalam rupa materi, sama halnya dengan permintaan-permitaan iblis, zaman musa dulu, Tuhan membuktikan manusia tidak mampu melihat wujudNya dengan memperlihatkan wujudnya pada gunung, sehingga gunung itu hancur lebur dan musa beserta pengikutnya pinsan melihat kejadian ledakan gunung tersebut.

Tidak sadarkah kita, segala yang kita lihat materi yang nyata ini adalah semuanya berasal dari ketiadaan? Itu berarti pernah tidak ada, Manusia yang terdiri dari jasad dan roh, jasad dicipkan dari ketiadaan dari bergabungnya sel seperma dan sel telur, kemudian berkembang, perkembangan itu dibantu oleh makanan yang dimakan dan makanan yang dimakan itu juga adalah ciptaan, sehingga besar, jadi jasad itu adalah juga ciptaan melalui proses biologis, yaitu sari-sari makanan yang diubah menjadi daging dan tulang dalam tubuh hingga menjadi anak-anak dan menjadi dewasa dan besar itu semua berasan dari ciptaan yaitu makanan yang dimakan seperti buahan dan minuman, tuhan dalam rupa manusia dan hidup dalam kandungan berarti memiliki jasad yang diciptakan, demikian juga roh, Roh adalah ciptaan tuhan, tuhan tidak setara dengan roh, jika roh dan jasad bertemu maka 100% sama-sama ciptaan tidak berubah menjadi tuhan.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://beast666.darkbb.com
Sponsored content




PostSubyek: Re: Dedengkot FFI Mengakui Iblis Maha Kuasa   Today at 5:45 am

Kembali Ke Atas Go down
 
Dedengkot FFI Mengakui Iblis Maha Kuasa
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
LUCIFER :: Islamologi :: Al-Qur'an-
Navigasi: