LUCIFER

Kristologi dan Islamologi
 
IndeksFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin

Share | 
 

 Tetang Hajar Aswad

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 74
Join date : 21.05.08

PostSubyek: Tetang Hajar Aswad   Mon Jun 09, 2008 2:05 am

Awalnya saya tidak punya niat untuk menyanggah si Duladi ini, karena saya sendiri sudah pula menyanggahnya saya lupa dimana waktu itu membahas soal batu-batuan, dan mas he3x dan teman-teman lain pun pernah menyanggahnya, tapi saya heran tetap dengan bangganya batu-batuan menjadi bahasan dimanapun dia berada nih tulisannya bisa dibaca di situs FFI

http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=24484&start=0&postdays=0&postorder=asc&highlight=

Ni sanggahan saya terhadap tuduhannya:
Duladi Wrote:
Quote :

Suatu ketika di saat Muhammad berusia 35 tahun (belum mengaku nabi), Kaabah rusak ditimpa banjir. Orang-orang bersepakat membangun kembali kuil itu, tidak ketinggalan Muhammad. Ketika sampai pada saat mengembalikan Hajar Aswad ke tempatnya semula, timbul kericuhan. Masing-masing merasa lebih berhak mendapat kehormatan mengerjakan hal itu. Orang bersitegang, hingga seluruh pekerjaan terhenti karenanya. Akhirnya dimufakati untuk menyerahkan keputusan persoalan kepada barangsiapa yang esok harinya paling dahulu berada di Masjid al Haram. Ternyata orang itu ialah Muhammad, padahal dia tidak sengaja berusaha datang lebih pagi. Kemudian, Muhammad membeberkan selembar kain, mengangkat dan meletakkan batu keramat itu di atas kain tersebut. Kemudian para kepala keluarga/kelompok/kafilah/orang terkemuka diajak beramai-ramai mengangkat dan membawa kain itu ke tempat di mana batu hitam akan diletakkan dan Muhammad sendiri meletakkannya di tempatnya semula, yaitu di SUDUT PERTAMA, penanda tawaf

Hal tersebut dilakukan karena orang-orang arab saat itu sangat menghormati batu yang dianggap batu penjuru yang ditinggalkan oleh Nabi Ibrahim dan Ismael, sejarah membuktikan bahwa kakbah adalah bangunan tertua yang dibangun manusia sebagai tempat ibadah, disebuah tanah yang tandus dan kering, kakbah menjadi tempat berlindung orang… dan Nabi Ibrahim menaruh batu penjuru tersebut sebagai penutup atau penggenap dari batu yang kurang, suatu batu yang istimewa, dan juga didalam buku muir berjudul the caliphate disana menulis bahwa tradisi mencium hajar aswat adalah tradisi yang dilakukan oleh keturunan Ibrahim Ismael dan Ismael seorang Nabi yang mustahil menyembah berhala.

Mencium hajar aswat memang tidak pernah diketahui makna dari mencium hajar aswat tersebut oleh orang-orang arab, tapi mencium hajar aswat bermakna mencium menghormati suatu batu terakhir yang ditunggu-tunggu dan sebuah batu penggenap penutup dari suatu lubang terakhir, dan batu tersebut sangat istimewa, karena saat memperbaiki kakbah, ibrahim mengalami kesulitan dalam pencarian batu, memang batu yang sangat ditunggu-tunggu ibrahim, akhirnya dalam pencarian yang melelahkan Ismael menemukan batu yang Istimewa, batu yang dibuang oleh yakub(kejadian 28:18), ini menyimbolkan kepada diri Nabi Muhammad,SAW., itu sebuah penyimbolan penghormatan kepada penutup dari para Nabi….

Matius 21:42 Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
21:43 Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.

Lihat kata yesus batu yang dibuang oleh tukang bangunan, batu itu adalah menyimbolkan keturunan Ismael yang terbuang ditanah tandus, dan telah menjadi batu penjuru, menyimbolkan sekarang keturunan dari Ismael telah menjadi batu penjuru.

Jadi mencium hajar aswat adalah suatu penyimbolan terhadap penghormatan kepada penutup rumah Allah SWT. Yang ditunggu-tunggu dan suatu batu yang istimewa daripada batu lainnya, ini menyimbolkan penghormatan kepada Nabi terakhir penutup dari Nabi-Nabi yang lain.

Quote :

Kenapa Batu Hitam diletakkan pada sudut awal penanda tawaf? Sebab batu hitam itulah MAHA DEWA ("tuhan tertinggi") di antara patung-patung dewa lain di sekeliling Ka'bah. Patung-patung lain diletakkan secara berurutan, di sekeliling Ka'bah, agar para peziarah haji bisa menghormat para dewa itu satu per satu secara berkeliling.

Karena hajar aswad adalah batu penjuru dari ka’bah, dan batu tersebut melambangkan anak keturunan Ibrahim yang terbuang yaitu keturunan dari Ismael yang akan mewarisi kerajaan Allah SWT., dan para keturunan arab yang melakukan tawaf dimulai dari hajar aswad hanyalah meniru apa yang dikerjakan oleh Nabi Ibrahim (Sir William Muir bukunya Life of Muhamma)

Sir William Muir adalah orang kristen yang mencoba menghina islam, dan menggali sejarah Nabi Muhammad,SAW., ternyata penggalian sejarahnya justru banyak memberikan jawaban atas tuduhannya sendiri, dan juga tuduhan-tuduhan kafir lainnya..

Quote :

Batu Hitam adalah bagian dari perserikatan kelompok berhala yang jumlahnya ratusan itu. Bila muslim tidak menganggapnya sebagai bagian dari perserikatan kelompok berhala, berarti mereka bodoh. Sudah jelas-jelas batu itu diletakkan berdampingan dengan patung-patung di sekeliling Ka'bah, malahan, batu itu mendapat kedudukan paling terhormat, menduduki kelas VIP, mendapat prioritas pertama dari para peziarah ketika datang untuk menyembah/menghormat dewa-dewa Arab di Ka'bah.

Untuk masalah ini orang kafir memang sangat bodoh, jelas-jelas rasul sendiri pernah tawaf dengan menggunakan onta, dan menyentuh hajar aswat hanya dengan tongkatnya, dan hal ini tidak pernah dilakukan oleh seorang penyembah berhala terhadap sesembahannya, bayangkan saja saat itu kaki rosul sejajar dengan hajar aswat kalau hajar aswad dewa yang VIP seharusnya tindakan yang dilakukan rosul itu dipandang tidak menghormati dewa yang VIP, sebagai mana pastor dan guru-guru agama kristen saat saya mendudukkan salib mereka marah…hihihihi karena mereka begitu menghormati dewa mereka.


Quote :

Ritual tawaf (berziarah memutari bangunan Ka'bah) bukanlah hal baru di Arab. Pada masa pra-Islam, ritual tawaf sudah dilakukan oleh orang-orang Arab:

Hadits Shahih Bukhari no. 843
"Dari Abu Hurairah r.a. katanya: Abu Bakar Siddik ditugaskan oleh Rasulullah SAW sebelum haji wada untuk memimpin satu kaum pada hari Nahar melakukan haji, kemudian memberitahukan kepada orang banyak, suatu pemberitahuan: Ketahuilah! Sesudah tahun ini orang-orang Musyrik tidak boleh lagi haji dan tidak boleh thawaf di Ka'bah dalam keadaan telanjang. Sebelum Islam, orang-orang musyrik Arab telah melakukan juga pekerjaan haji menurut cara mereka sendiri. Antara lain ialah thawaf di Ka'bah dalam keadaan telanjang bulat sambil bertepuk tangan."

Ini memang benar, dan siapa yang menyangkal??


Quote :

Muslim tidak bisa lagi mengelak dari fakta ini, bahwa batu hitam itu memang "BENDA SESEMBAHAN" orang Arab pada masa pra-Islam. Sebab, batu hitam itu merupakan bagian dari kelompok berhala yang ditempatkan di sekeliling Ka'bah untuk dihormat oleh para peziarah, malahan, batu hitam itu dijadikan MASTER para berhala, karena dia ditempatkan di sudut pertama Ka'bah, sebagai yang pertama-tama disembah dan dihormat, serta diciumi oleh para peziarah, sebelum para peziarah itu menyembah, menghormat, dan menciumi patung-patung berhala lain. BATU HITAM itu mendapatkan high priority dalam ritual pemujaan di Ka'bah dari para penyembah dewa-dewa itu.

Yesaya : 28:16 sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: "Sesungguhnya, Aku meletakkan sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang mahal, suatu dasar yang teguh: Siapa yang percaya, tidak akan gelisah!

Mazmur 26:5 aku benci kepada perkumpulan orang yang berbuat jahat, dan dengan orang fasik aku tidak duduk.
26:6. Aku membasuh tanganku tanda tak bersalah, lalu berjalan mengelilingi (tawaf) mezbah-Mu, ya TUHAN,

Kalau umat muslim menyembah Hajar aswat yang pertama Kenapa Nabi tidak menghormati hajar aswat sebagai dewa VIP seperti yang anda katakan tapi justru malah kaki rasul sejajar dengan hajar aswat dan menyentuhnya dengan hanya tongkatnya, dan yang paling pelik bahkan pernah solat membelakangi hajar aswat saat kiblat berada di masjidil aksa…. Pernahkah kalian berdo’a mantatin patung yesus (menaruh patung yesus dipantat) ? Hihihihihii pasti kaga khan?

Quote :

Karena batu hitam itu merupakan bagian dari perserikatan/persekutuan kelompok berhala, dengan demikian, ia dikawankan dengan patung-patung berhala, Muhammad tidak senang dengan kenyataan ini. Sehingga dia berambisi menghancurkan patung-patung berhala itu dari sekeliling Ka'bah, supaya salah satu sifat awloh yang tauhid itu terwujud.

QS 22:26 "Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat baitullah (dengan mengatakan): "Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang tawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang rukuk dan sujud."


Itu sebagai bukti bahwa rasul membenci penyembahan berhala, bahkan dimasjid pun tidak terlihat berhala yang menyerupai wajah Nabi Muhammad,SAW., ataupun imitasi dari hajar aswat, beda dengan gereja dimana-mana ada gambar dewa mitras dan bundanya.hihihihihi, dan imitasi dari salib aslinya yesus banyak dipajang disana.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://beast666.darkbb.com
 
Tetang Hajar Aswad
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
LUCIFER :: Islamologi :: Tt Allah, SWT Tuhan Pencipta-
Navigasi: